Sri Mulyani soal Tarif Trump: Ilmu Ekonomi Tidak Berlaku, Tujuannya Tutup Defisit

iNews TV
Menteri Keuangan Sri Mulyani. (Foto: iNews)

JAKARTA, iNews.id - Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani mengatakan pengenaan tarif impor Amerika Serikat (AS) telah mengubah tatanan ekonomi dunia. Mantan direktur Bank Dunia ini menilai tindakan Presiden AS Donald Trump membuat teori-teori ekonomi konvensional menjadi tidak relevan.

"Tarif resiprokal yang disampaikan oleh Amerika terhadap 60 negara menggambarkan cara penghitungan tarif tersebut yang saya rasa semua ekonom yang sudah belajar ekonomi tidak bisa memahami," ujar Sri Mulyani dikutip dari tayangan iNews Sore, Kamis (10/4/2025).

Dia menyatakan, tujuan Trump mengeluarkan kebijakan tersebut untuk menutup celah defisit perdagangan. Menurutnya, AS tidak ingin bergantung dengan membeli komoditas dari negara lain.

Sehingga, kata dia, ilmu ekonomi sudah tidak diterapkan dalam kebijakan ini. Sebab yang terpenting menutup defisit.

"Jadi ini juga sudah tidak berlaku lagi ilmu ekonomi, yang penting pokoknya tarif duluan, karena tujuannya adalah menutup defisit, tidak ada ilmu ekonominya di situ, menutup defisit," tutur dia.

Editor : Rizky Agustian
Artikel Terkait
14 jam lalu

Trump Tak Main-Main soal Nuklir Iran, Menlu Rubio: Bukan Sekadar Isu Politik

17 jam lalu

Pemilu AS Tak Pengaruhi Perang Iran, Rubio: Trump Panglima Tertinggi Angkatan Bersenjata

17 jam lalu

Dihantam Rudal dan Drone Iran, Ini Daftar Pangkalan AS di Timur Tengah yang Rusak

18 jam lalu

Menlu AS: Iran Keliru jika Beranggapan Hasil Pemilu Sela Akan Pengaruhi Perang

18 jam lalu

Komentari Trump, Presiden Iran: Kami Bukan Negara Teroris, Justru Korban Terorisme

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal