Timur Tengah Membara! Iran Klaim Luncurkan Rudal ke Kapal Induk AS

iNews TV
Militer Iran mengklaim meluncurkan rudal jeljah dengan sasaran kapal induk AS di Timur Tengah. (Foto: iNews)

TEHERAN, iNews.idMiliter Iran merilis rekaman video yang mengklaim telah meluncurkan rudal jelajah ke arah kapal induk Amerika Serikat (AS), USS Abraham Lincoln, di kawasan Timur Tengah. Aksi ini memicu kekhawatiran akan terjadinya eskalasi perang terbuka antara kedua negara.

Komandan Angkatan Laut Iran, Shahram Irani, menegaskan bahwa pergerakan kapal induk AS terus dipantau secara ketat oleh angkatan laut dan darat Iran. Begitu memasuki jangkauan sistem pertahanan, militer Iran langsung melepaskan rudal jelajah yang disebut paling dahsyat milik mereka.

Laporan dari kantor berita Iran menyebutkan bahwa serangan rudal tersebut memaksa USS Abraham Lincoln untuk segera mengubah posisi guna menghindari ancaman. USS Abraham Lincoln diketahui telah berlayar mendekati wilayah perairan Iran sejak pekan lalu. 

Hingga saat ini, pihak Komando Pusat Amerika Serikat (CENTCOM) belum memberikan tanggapan resmi terkait klaim penyerangan tersebut. Di saat yang sama, juru bicara militer Iran, Ibrahim Sfagari, menegaskan pihaknya tidak akan membuka ruang negosiasi dengan Amerika Serikat. 

"Stabilitas di kawasan ini dijamin oleh tangan kuat angkatan bersenjata kami. Tidak akan ada negosiasi," tegas Sfagari.

Merespons situasi yang kian memanas, Amerika Serikat dilaporkan mengirimkan sekitar 3.000 hingga 4.000 pasukan tambahan dari Divisi Lintas Udara ke-82 ke Timur Tengah. Pasukan elit yang bermarkas di Fort North Carolina ini dikenal memiliki kemampuan operasi tempur cepat, termasuk serangan udara melalui penerjunan. 

Dengan penambahan ini, total personel militer AS di kawasan Timur Tengah diperkirakan telah mencapai 50.000 orang, yang disiagakan untuk mengantisipasi serangan balasan dari kelompok-kelompok pro-Iran.

Suasana Mencekam di Israel dan Irak

Sementara itu, dampak konflik mulai merembet ke negara-negara tetangga. Di Israel Utara, warga di Kota Kiryat Shmona hidup dalam ketakutan akibat serangan roket rutin dari Hizbullah.

Editor : Kastolani Marzuki
Artikel Terkait
Internasional
4 jam lalu

15 Tuntutan AS vs Iran Terungkap: Syarat Damai Bertolak Belakang, Mungkinkah Deal atau Buntu?

Nasional
6 jam lalu

Arab Saudi Kutuk Keras Iran Blokade Selat Hormuz, Ancam Ekonomi Global

Internasional
15 jam lalu

AS Dilaporkan Kirim Ribuan Pasukan Terjun Payung ke Timur Tengah, Siap Serbu Iran?

Nasional
2 hari lalu

Arab Saudi Pastikan Ibadah Haji 2026 Tetap Berjalan Sesuai Rencana 

Nasional
7 hari lalu

Breaking News: Pemerintah Terapkan WFH 1 Hari Kerja dalam Sepekan usai Lebaran Imbas Konflik Timur Tengah

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal