“Jadi ada yang menyanggah orang lain atau keluarga-keluarga yang semestinya mereka tidak dapat bantuan tapi kok dapat bantuan. Itu ada yang lima puluh lebih. Nah ini kan kami jadikan sebagai bagian bahan untuk verifikasi, validasi,” ucapnya.
Gus Ipul menegaskan proses verifikasi dan validasi data bansos akan terus diperketat demi memastikan bantuan hanya diterima oleh keluarga yang benar-benar memenuhi kriteria kemiskinan.
Kemensos berharap keterlibatan aktif masyarakat dan pemda dalam proses pemutakhiran data dapat mempercepat penyaluran bansos yang lebih tepat sasaran dan transparan ke depan.