Trump Marahi Netanyahu! Serangan Israel di Lebanon Ancam Diplomasi AS-Iran

Anton Suhartono
Trump dikabarkan memarahi Netanyahu usai serangan Israel ke Lebanon. Konflik itu disebut mengganggu perundingan damai AS dengan Iran. Foto iNews TV

Sejumlah sumber di Washington mengungkapkan kemarahan Trump mencapai puncaknya saat membahas eskalasi konflik di Lebanon. Bahkan, menurut laporan yang sama, Trump menyebut Netanyahu bertindak tidak rasional dan melontarkan kata-kata keras selama percakapan berlangsung.

Meski mengakui kelompok Hizbullah meningkatkan serangan terhadap wilayah Israel dalam beberapa hari terakhir, Trump menilai respons militer Tel Aviv terlalu berlebihan. Ia khawatir operasi besar-besaran di Lebanon justru memperburuk stabilitas kawasan dan merusak berbagai upaya diplomatik yang tengah dijalankan AS.

Kekhawatiran terbesar Washington saat ini adalah terhentinya proses perundingan dengan Iran. Serangan Israel ke Lebanon disebut menjadi pemicu memburuknya komunikasi antara Teheran dan Washington yang selama beberapa bulan terakhir berupaya membuka jalur diplomasi.

Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf menyatakan Teheran siap menghentikan seluruh perundingan dengan AS apabila Israel terus melancarkan serangan ke Lebanon. Iran juga menegaskan akan melanjutkan konfrontasi terhadap Israel jika operasi militer tersebut tidak dihentikan.

Kantor berita Tasnim melaporkan bahwa Iran telah menangguhkan komunikasi tidak langsung dengan AS yang selama ini difasilitasi Pakistan sebagai mediator. Pertukaran dokumen dan draf perundingan disebut dihentikan hingga tuntutan Iran terkait situasi di Gaza dan Lebanon dipenuhi.

"(Tim negosiasi Iran akan menghentikan) pembicaraan dan pertukaran naskah melalui mediator sampai tuntutan mereka mengenai Gaza dan Lebanon dipenuhi," demikian laporan Tasnim.

Perkembangan terbaru ini menjadi tantangan serius bagi pemerintahan Trump. Di satu sisi, Washington berusaha menjaga hubungan strategis dengan Israel, namun di sisi lain juga tengah mendorong tercapainya kesepakatan dengan Iran demi menjaga stabilitas Timur Tengah. Meluasnya operasi militer Israel di Lebanon kini dinilai berpotensi menggagalkan seluruh proses diplomasi yang telah dibangun selama berbulan-bulan.

Editor : Suriya Mohamad Said
Artikel Terkait
Internasional
4 jam lalu

Terungkap! Trump Marahi Netanyahu Gara-Gara Israel Serang Lebanon

Buletin
2 bulan lalu

Donald Trump Umumkan Gencatan Senjata 2 Pekan dengan Iran dan Pembukaan Selat Hormuz

Internasional
3 jam lalu

Acuhkan Pengumuman Gencatan Senjata Trump, Israel Terus Bombardir Lebanon

Nasional
19 jam lalu

Rupiah Hari Ini Ditutup Melemah ke Rp17.839 per Dolar AS, Ini Penyebabnya

Internasional
22 jam lalu

Trump: Israel-Hizbullah Sepakat Hentikan Serangan

Internasional
24 jam lalu

Trump Semprot Netanyahu: Kalau Bukan karena Saya, Anda Akan Dipenjara!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal