Biasanya mahar berupa uang atau perhiasan, namun kali ini mereka melihat sebuah perangkat elektronik dijadikan mas kawin. Meski demikian, pihak KUA menegaskan bahwa sebelum akad nikah berlangsung, kedua mempelai sudah sepakat mengenai kejelasan mahar tersebut.
Menariknya, ide mahar berupa speaker ini justru datang dari Wiwit. Saat pemeriksaan administrasi, dia mengaku sendiri yang meminta benda tersebut sebagai mas kawin.
Kisah ini pun menambah deretan pernikahan kreatif yang mencuri perhatian publik. Bagi Ricky dan Wiwit, speaker bukan hanya benda, melainkan simbol cinta, kerja sama, sekaligus hobi yang menyatukan keduanya.