Keberhasilan pendekatan placemaking di Blok M kini dijadikan tolok ukur dan model rujukan oleh PT MRT Jakarta dalam menata kawasan integrasi lainnya, salah satunya kawasan Kota Tua yang berada dalam jalur pembangunan MRT Fase 2A.
Penataan ruang publik yang terintegrasi dengan moda transportasi umum ini menjadi bukti nyata bahwa pembangunan infrastruktur rel MRT tidak sekadar memindahkan fisik manusia, tetapi juga berhasil merajut kembali memori dan denyut nadi perkotaan.