Yorriz Korban Kekerasan Aparat: Setelah Dianiaya, Saya Diperintah Buka Baju

iNews TV
Yorriz Korban Kekerasan Aparat: Setelah Dianiaya, Saya Diperintah Buka Baju

Yorriz mengaku trauma mendalam setelah peristiwa itu. “Semenjak itu gua tuh trauma keren. Gua trauma sama polisi. Gua trauma sama ada kata polisi muncul di HP gua tuh gua trauma jantung gua bisa sampai copot,” ujarnya.

Sementara itu, pihak Polda Metro Jaya menegaskan tindakan aparat bukan ditujukan kepada pendemo, melainkan perusuh. “Yang kami amankan adalah perusuh, bukan pendemo. Pendemo itu harus kita amani, harus kita layani. Aspirasi itu harus tersampaikan kepada orang yang dituju,” tegas pihak kepolisian.

Hingga 9 September 2025, Polda Metro Jaya mencatat 1.725 orang diamankan pasca aksi, dengan 1.660 di antaranya sudah dipulangkan. Sisanya masih diproses hukum dengan klasifikasi penghasut, anarkis, dan penjarah.

Editor : Komaruddin Bagja
Artikel Terkait
28 hari lalu

Polisi Tetapkan 3 Tersangka Pengeroyokan Pedagang Cermin hingga Tewas saat Ricuh di Pejompongan

1 bulan lalu

Polisi Tangkap 3 Perusak Kamera CCTV saat Kerusuhan Demo 27 Agustus

1 bulan lalu

Bambang Penjual Cermin Tewas di Pejompongan, Bakom: Percayakan Pengusutan ke Polisi

1 bulan lalu

Ubedilah Badrun: Demo 27 Agustus Wajah dari Kegelisahan dan Kemarahan Publik

1 bulan lalu

Pitra Romadoni Bela GRIB Jaya Turun ke Lokasi Ricuh 27 Agustus: Tindakan Mereka Mulia

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal