Dia justru menilai dengan merespons isu itu, Prabowo cenderung menjadi presiden boneka.
"Tapi karena responsnya seperti itu justru saya makin meyakini bahwa dia sedang terjebak dalam presiden kategori boneka itu," kata Ubedilah.
Sementara itu, politikus Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Ade Armando tidak setuju dengan anggapan Prabowo sebagai boneka Jokowi.
Dia menyatakan pemerintahan Prabowo melanjutkan kepemimpinan Jokowi.
"Ya memang kita harus akui pemerintahannya Prabowo semacam kelanjutan dari pemerintahannya Jokowi," ujar Ade.
Dia menuturkan, Prabowo dan Jokowi datang dari rezim yang sama. Apalagi Prabowo sebelumnya bergabung di pemerintahan periode kedua Jokowi sebagai menteri pertahanan.