Sosiolog UI Soroti Fenomena Pendatang di Jakarta: Politisi yang ke Sini Tak Pernah Dibahas

riana rizkia
Sosiolog UI Imam Prasodjo menilai pendatang seharusnya tidak selalu diasosiasikan kepada masyarakat sipil yang datang ke Jakarta. (Foto: iNews)

Sementara itu, Anggota DPRD Jakarta, Achmad Yani menilai ada program yang mampu menekan jumlah pendatang ke ibu kota. Program yang dimaksud adalah penataan administrasi kependudukan.

"Dengan adanya penataan kependudukan ini, kita lihat bahwa pada saat ini tahun 2024 itu 16.000 dia pendatang, perkiraan 2025 ini 10.000 sampai 15.000, ada penurunan," kata Yani.

Dengan program itu, warga tak sekadar datang untuk mengadu nasib ke Jakarta, tapi juga harus memiliki pekerjaan dan keterampilan.

"Kenapa? Karena dengan penataan kependudukan sesuai domisili yang sudah terjadi, penurunan dari jumlah warga yang akan datang," ucapnya.

Editor : Rizky Agustian
Artikel Terkait
13 hari lalu

Islah Bahrawi Duga Video Budi Arie Sengaja Dibocorkan: Jokowi Mungkin Kecewa dengan Prabowo

13 hari lalu

Dikaitkan dengan Demo 27 Agustus, Kubu Budi Arie Sindir Relawan Prabowo: Terlalu Halu

18 hari lalu

Selain Ijazah, Roy Suryo Kuliti Skripsi Jokowi yang Dinilai Banyak Kejanggalan

18 hari lalu

Yakup Hasibuan Sindir Roy Suryo Tak Pernah Teliti Ijazah Asli Jokowi, Hanya Fotokopi

27 hari lalu

Khozinudin soal GRIB Jaya Amankan Demo: Ormas Tak Boleh Ambil Tugas Aparat, Kita Diadu Domba

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal