Ilustrasi gejala Omicron seperti flu. (Foto: Istimewa)
kevi laras

JAKARTA, iNews.id - Ahli kesehatan Departemen Pulmonologi dan Kedokteran Respirasi FKUI, dr. Prasenohadi, PhD mengatakan perkembangan varian Omicron kini lebih mudah menular dan gejalanya hanya menyerupai flu. Untuk itu semua masyarakat diimbau untuk melakukan testing Covid-19 jika sudah terasa gejala flu, seperti batuk, pilek, pusing, dan mudah lelah. 

"Pada dasarnya pemeriksaan minimal antigen kalau bisa lagi PCR, untuk menentukan apakah benar pasien influenza biasa atau Vovid 19 apa pun variannya. Jadi pemeriksaannya wajib dan penting," ujar dr. Prasenohadi dalam Talkshow Perkembangan Gejala Subvarian BA.5 di Kanal YouTube BNPB Indonesia, Minggu (28/8/2022)

Ditegaslan dr Prasenohadi gejala flu yang sama dengan Covid-19 antara lain demam, batuk, pilek hingga sesak napas. Dia pun mengatakan varian BA.4 dan BA.5 memang lebih menular. Terbukti dari data, di mana Omicron muncul pertama kali di Afrika dan dalam waktu satu bulan langsung menyebar ke seluruh dunia.

"Datanya sudah membuktikan bahwa omicron lebih cepat. Waktu pertama kali ditemukan di Afrika tidak lama dalam waktu sebulan sudah menyebar ke seluruh dunia. Hal ini beda dengan varian delta yang ditemukan awal 2021," jelasnya 

Meski cepat menular, diakui gejala omicron lebih ringan daripada delta. Hal tersebut terjadi karena rata-rata masyarakat Indonesia sudah melakukan vaksinasi hingga dosis kedua. 


Editor : Elvira Anna

BERITA TERKAIT