JAKARTA, iNews.id - Profil Doktor Kintoko menjadi sorotan publik saat ini usai influencer Bude Wellness menyebut namanya. Siapa sebenarnya Doktor Kintoko?
Indonesia dikenal sebagai negara dengan kekayaan biodiversitas terbesar di dunia. Namun di balik potensi tersebut, pengembangan obat berbasis bahan alam masih menghadapi banyak tantangan.
Hal inilah yang menjadi perhatian Doktor Kintoko, seorang akademisi farmasi yang menaruh fokus pada penelitian obat herbal. Di media sosial, nama Dokter Kintoko cukup terkenal, karena kerap membagikan informasi tentang manfaat tanaman herbal.
Rujukan Doktor Kintoko itu yang kemudian diduga dipakai sebagai materi Bude Wellness, termasuk soal tanaman herbal untuk penyakit TBC. Padahal, Doktor Kintoko menegaskan bahwa pengobatan herbal tidak bisa menjadi terapi tunggal untuk penyakit TBC.
Tanaman herbal dipakai untuk meringankan efek samping obat medis, atau meningkatkan efektivitas obat. Bukan menjadi terapi satu-satunya untuk mengobati TBC.
Terlepas dari itu semua, berikut ini penjelasan mengenai profil Doktor Kintoko yang viral di media sosial gegara Bude Wellness. Berikut penjelasan selengkapnya.
Doktor Kintoko merupakan dosen Fakultas Farmasi di Universitas Ahmad Dahlan (UAD) Yogyakarta. Dalam karier akademiknya, dia dikenal aktif meneliti pemanfaatan tanaman obat sebagai terapi berbagai penyakit metabolik, terutama diabetes.
Perjalanan akademik Kintoko dimulai dari Fakultas Farmasi Universitas Gadjah Mada, tempat dia menempuh pendidikan sarjana hingga profesi apoteker.
Setelah itu, dia melanjutkan studi magister di Universiti Kebangsaan Malaysia sebelum akhirnya meraih gelar doktor farmasi dari Guangxi Medical University, China.
Dalam studi doktoralnya, dia meneliti aktivitas antidiabetes dari senyawa tanaman belimbing wuluh pada model hewan diabetes. Penelitian tersebut menjadi salah satu kontribusinya dalam pengembangan obat berbasis bahan alam.