Vaksin Gotong Royong Perlu Dilakukan, Ini Alasan Menkes  

Leonardus Selwyn
Menkes Budi Gunadi Sadikin menjelaskan alasan pemerintah perlu mengeluarkan opsi vaksin gotong royong demi memperluas jangkauan vaksinasi . (Foto: Ist)

JAKARTA, iNews.id – Menteri Kesehatan Budi Gunadi mengatakan vaksin gotong royong perlu dilakukan demi memperluas jangkauan vaksin di Indonesia. Hal tersebut dijelaskan Menkes terkait dengan  pro kontra masyarakat terhadap kebijakan vaksin gotong royong yang diberikan pemerintah. 
 
Menkes Budi menjelaskan bahwa Vaksin Gotong Royong merupakan opsi. Menurutnya, semua dikembalikan kepada masyarakat, mau ambil atau tidak. Pemerintah mencoba membuka pilihan yang luas bagi mereka yang ingin mengambil vaksin gotong royong baik melalui perusahaan maupun individu.  
 
“Mengapa diperluas? Karena banyak pengusaha yang melakukan kegiatannya dan belum bisa mendapatkan akses vaksin. Jadi pemerintah membuka akses ke beberapa perusahaan pribadi, atau perusahaan kecil yang mau mendapatkan vaksin gotong royong,” kata Menkes Budi, dalam sesi jumpa pers di channel YouTube Sekretariat Presiden, Senin (12/7/2021). 
 
Lebih lanjut Menkes Budi mengatakan bahwa saat ini ada pula beberapa warganegara asing(WNA) yang  tinggal dan bekerja di Indonesia, semisal di bidang seni, dan kuliner ingin mendapatkan akses vaksinasi gotong royong. 
 
“Nah, dengan adanya program ini, maka WNA tersebut bisa mendapatkan akses di vaksinasi gotong royong secara individu. Vaksin gotong royong individu ini juga akan dimulai, saat vaksin pemerintah sudah mulai masif jumlahnya,” kata Budi menegaskan. 
 
Dia juga menjelaskan untuk bulan ini Indonesia mendapat 30 juta vaksin, bulan Agustus kemungkinan 40 juta, bulan berikutnya 50 juta. “Jadi akses masyarakat untuk mendapatkan vaksin sangat besar. Masyarakat yang ingin mengambil opsi yang lain juga tersedia. Jadi opsinya semua tersedia,” katanya.

Editor : Elvira Anna
Artikel Terkait
Nasional
4 hari lalu

Menkes Pastikan Super Flu Tak Mematikan seperti Covid-19: Gak Usah Khawatir

Nasional
22 hari lalu

Menkes Targetkan 70 Juta Orang Manfaatkan Cek Kesehatan Gratis hingga Akhir Tahun

Nasional
22 hari lalu

Pemerintah Targetkan Pembangunan 22 RS Rampung 2026, Pendidikan Dokter Spesialis Dikejar

Nasional
22 hari lalu

600 Dokter Diterjunkan ke Wilayah Bencana Sumatra, dari Koas hingga Spesialis

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal