JAKARTA, iNews.id – Fenomena Godzilla El Nino yang diprediksi akan terjadi pada April 2026 bukan hanya berdampak pada cuaca ekstrem, tetapi juga memicu lonjakan berbagai penyakit, mulai dari ISPA hingga demam berdarah dengue (DBD).
Epidemiolog dari Griffith University Australia dr Dicky Budiman, menjelaskan bahwa kondisi kemarau panjang yang disertai panas ekstrem, polusi udara, serta hujan sporadis menciptakan lingkungan ideal bagi peningkatan penyakit berbasis udara maupun vektor.
Selama periode kemarau, kualitas udara cenderung memburuk akibat debu, emisi kendaraan, hingga potensi kebakaran hutan. Kondisi ini berdampak langsung pada meningkatnya kasus infeksi saluran pernapasan akut (ISPA).
"Dan juga polusi udara saat kemarau seperti ini meningkat tajam, ya, ekstrem bahkan hingga puluhan kali di atas standar WHO (Badan Kesehatan Dunia)," kata dr Dicky saat dihubungi iNews.id, Senin (23/3/2026).
Paparan polusi, khususnya partikel halus PM2.5, dapat memicu berbagai penyakit pernapasan serius. "Dengan risiko penyakit seperti ISPA, asma, penyakit paru obstruktif kronik, juga penyakit kardiovaskuler," ujarnya.
Tak hanya itu, kebakaran hutan yang berpotensi meningkat saat El Nino juga memperparah kondisi udara. Munculnya masalah ini pun mengakibatkan vektor nyamuk menjadi lebih besar.