JAKARTA, iNews.id - Giring Ganesha memutuskan mundur dari grup band Nidji dan fokus ke dunia politik. Keputusannya sudah bulat karena sudah mendapatkan restu ibu dan sang istri.
Keputusan Giring keluar dari grup band Nidji memang tidak secara spontan. Ia sudah membicarakan dengan personel Nidji selama 1,5 tahun lamanya.
“Sebetulnya sudah matang dan dibicarakan 1,5 tahun yang lalu. Teman Nidji juga tahu, 1,5 tahun lalu butuh proses lama sampai mereka mengerti,” jelas Giring kepada Starpro, MNC Media, di kawasan Radio Dalam, Jakarta, Rabu 3 Januari 2017.
Meski keluar dari grup band yang membesarkannya, Giring memastikan Nidji tidak bubar.
“Cuma istirahat aja sebentar. Sebentarnya saya enggak tahu kapan, saya dapat panggilan aja. Saya ketemu begitu banyak teman-teman pendidikan, ada kepala sekolah, honorer, ibu-ibu aktivis angkot punya banyak problematika. Kita punya network, bayangin masuk DPR pelan-pena pro rakyat,” jelasnya.
Nidji mengambil keputusan terjun ke dunia politik memang tidak mudah. Apalagi awalnya sang istri sempat tidak setuju.
“Kalau istri awalnya berat, nangis beberapa minggu saya memutuskan masuk politik,” ujarnya.
Setelah menjelaskan niat baiknya terjun ke dunia politik, sang istri pun memberikan restu.
“Sekarang gini, kalau kita baik dilindungi Allah SWT. Nah, udah kan. Terus bagi saya, doa ibu ketika saya mau masuk politik. Kata ibu, kalau saya memperkaya diri sendiri, saya enggak didoain. Tapi karena mengabdi, melayani bangsa dan negara, doa ibu tiap hari. Udah dapat restu, udah lapang. Insya Allah saya berpikir mati-matian melayani,” jelasnya.