JAKARTA, iNews.id - Ruth Sahanaya memilih jalur independen untuk merilis karya terbarunya. Penyanyi senior yang akrab disapa Mama Uthe itu memproduksi Extended Play (EP) atau mini album melalui label miliknya, Roots Sahanaya Production, dengan biaya yang dikeluarkan secara mandiri.
Extended Play (EP) atau mini album umumnya berisi empat sampai enam album. Format tersebut menjadi pilihan Ruth Sahanaya untuk tetap berkarya sekaligus memiliki kendali lebih besar terhadap proses produksi musiknya.
Keputusan tersebut membuat Ruth harus merasakan langsung tantangan yang berbeda dibandingkan ketika masih berada di bawah naungan label besar. Jika sebelumnya berbagai kebutuhan produksi ditangani label, kini dia harus ikut memantau dan menghitung biaya yang diperlukan untuk menghasilkan sebuah karya.
"Perbedaannya lagi kerasa banget struggle-nya. Struggle-nya dalam pembuatan album ini di mana ini benar-benar produksi dari kita, dari Roots Sahanaya Production. Dan yang pasti struggle-nya lagi adalah masalah... ini! (uang). Harus menabung!" ungkap Ruth Sahanaya di kawasan SCBD, Jakarta Selatan, belum lama ini.
Ruth mengaku baru benar-benar memahami besarnya biaya produksi musik setelah terjun langsung mengurus karya secara independen. Dia pun harus lebih cermat dalam mengatur pengeluaran agar proses produksi berjalan sesuai dengan rencana.