JAKARTA, iNews.id - SelebgramSashfir akhirnya memilih membuka suara mengenai pengalaman traumatis yang dialaminya beberapa bulan lalu. Ia mengaku menjadi korban pelecehan seksual berupa perekaman diam-diam atau voyeurism di toilet perempuan salah satu restoran di kawasan Senopati, Jakarta Selatan.
Peristiwa tersebut terjadi pada April 2026. Sejak saat itu, Sashfir mengaku membutuhkan waktu untuk memproses pengalaman yang disebutnya telah meninggalkan trauma mendalam.
Kini, Sashfir memastikan kondisinya sudah jauh lebih baik. Ia bahkan merasa sudah berada pada titik yang cukup stabil untuk menceritakan pengalaman tersebut kepada publik.
“Hari ini, aku sudah berada dalam kondisi yang jauh lebih stabil. Dan justru dari titik inilah aku ingin berkata kepada kalian: pulih itu mungkin, dan kalian tidak harus melewatinya seorang diri," tulis Sashfir dalam pernyataannya di Instagram, dikutip Kamis (8/10/2026).
Keputusan Sashfir untuk berbicara bukan berarti ia langsung bisa melupakan kejadian tersebut. Selama beberapa bulan, ia memilih memendam pengalaman itu sembari menjalani proses pemulihan.