JAKARTA, iNews.id - Wardatina Mawa melalui kuasa hukumnya mengungkap syarat damai apabila Insanul Fahmi dan Inara Rusli ingin menyelesaikan laporan dugaan perzinaan secara kekeluargaan atau Restorative Justice (RJ). Sebagai kuasa hukum, Dharma Praja Pratama mengatakan kliennya tengah menunggu itikad baik dari Insanul dengan mendatangi keluarga Mawa.
"Sebenarnya kalau memang ada keseriusan terhadap Restorative Justice ini, mungkin alangkah baiknya langsung saja dari pihak Insanul untuk datang ke Mawa atau kepada keluarganya langsung. Kalau bisa disampaikan secara langsung begitu saya rasa mungkin akan lebih baik gitu," ujar Dharma Praja di kantornya kawasan Jakarta, belum lama ini.
Dharma juga menanggapi pernyataan Inara soal sikap Mawa yang cenderung menutup komunikasi. Mawa disebut telah memblokir nomor ponsel hingga akun media sosial Inara dan Insanul sehingga sulit untuk dihubungi.
"Itu saya kurang tahu, tapi setahu saya tidak diblok, tidak ada kayak gitu ya. Tapi mungkin nanti lebih kepada Mawa saja untuk menjelaskan terkait itu," katanya.
Dharma menegaskan kedatangan Insanul kepada keluarga Mawa merupakan salah satu bentuk itikad baik. Jika terjadi, kedatangan Insanul akan disambut baik pihak Mawa.
"Ya kalau memang ada itikad baik dari saudara Insanul, ya silakan datang saja pasti diterima dengan baik. Datang kepada Mawa, datang kepada keluarganya, pasti akan diterima dengan baik gitu," ujarnya.