Infografis pembangunan IKN Butuh 260.000 tenaga konstruksi. (dok iNews)
Iqbal Dwi Purnama

JAKARTA, iNews.id - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) membuka pelatihan dan sertifikasi tahap I kompetensi Tenaga Kerja Konstruksi (TKK) pembangunan infrastruktur di kawasan Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara. 

Pelatihan ini dilaksanakan dalam lima tahap sejak Agustus hingga Desember 2022 dengan target calon TKK terlatih dan tersertifikasi sebanyak 9.300 orang.  

Sekretaris Jenderal Kementerian PUPR, Mohammad Zainal Fatah menuturkan, pembangunan infrastruktur IKN membutuhkan tenaga kerja konstruksi dalam jumlah besar yang terlatih, terampil, dan professional.  

Estimasi kebutuhan TKK dalam mendukung pelaksanaan pembangunan infrastruktur IKN Nusantara periode 2022-2024 dibutuhkan kurang lebih 260.000 orang tenaga kerja konstruksi, dengan rincian tahun 2022 sebanyak 30.000 orang, tahun 2023 sebanyak 123.000 orang, dan tahun 2024 sebanyak 107.000 orang. 

"Untuk itu perkenankan saya mengapresiasi kepada pemerintah daerah, Otorita IKN, BUMN Karya dan Badan Usaha Jasa Konstruksi (BUJK) lokal dalam menyiapkan kebutuhan Tenaga Kerja Konstruksi mendukung pembangunan infrastruktur di IKN," ujar Fatah dalam sambutan Pembukaan Pelatihan dan Sertifikasi TKK Tahap I untuk Mendukung Pembangunan Infrastruktur IKN dikutip, Minggu (28/8/2022). 

Dalam mendukung pembangunan infrastruktur IKN, Kementerian PUPR secara bertahap mengalokasikan anggaran pada 2022-2024 sebesar Rp43,73 triliun dengan rincian tahun 2022 sebesar Rp4,07 triliun, tahun 2023 sebesar Rp20,48 triliun, dan tahun 2024 direncanakan sebesar Rp18,18 triliun.  
Dia menyebut, program pelatihan dan sertifikasi TKK di kawasan IKN sebagai upaya meningkatkan kompetensi Sumber Daya Manusia (SDM) di bidang konstruksi.


Editor : Jeanny Aipassa

BERITA TERKAIT