JAKARTA, iNews.id - PT Kereta Api Indonesia (Persero) terus meningkatkan kualitas layanan perjalanan jarak jauh melalui penguatan sarana Kereta Makan eksekutif (M1) yang dikerjakan Balai Yasa Tegal. Hingga kini, sebanyak 17 unit Kereta Makan M1 hasil modifikasi telah beroperasi, terdiri atas empat unit yang selesai pada 2024 dan 13 unit pada 2025. Pada 2026, Balai Yasa Tegal melanjutkan pengerjaan 10 unit lainnya untuk mendukung peningkatan layanan di atas kereta.
Vice President Corporate Communication KAI, Anne Purba, mengatakan peningkatan kualitas Kereta Makan M1 menjadi bagian dari upaya menghadirkan perjalanan yang lebih nyaman, aman, dan berkesan. “Kereta Makan M1 memiliki fungsi penting dalam perjalanan jarak jauh,” ujarnya. Menurutnya, ruang tersebut tidak hanya melayani kebutuhan makanan dan minuman, tetapi juga menjadi tempat pelanggan beristirahat dan menikmati suasana perjalanan.
Seluruh kereta yang dimodifikasi menjalani proses teknis mulai dari pemeriksaan rangka, bogie, sistem pengereman, kelistrikan, penataan interior, hingga pengujian keselamatan sebelum dioperasikan. Dari sisi interior, area makan ditata lebih fungsional dengan pencahayaan, susunan tempat duduk, dan suasana ruang yang dirancang untuk meningkatkan kenyamanan pelanggan selama perjalanan.
Peningkatan layanan terbaru juga hadir pada Kereta Api Sindang Marga relasi Kertapati–Lubuklinggau pulang pergi di wilayah Divre III Palembang. Kehadiran Kereta Makan M1 diharapkan memperluas pengalaman pelanggan menikmati layanan makanan dan minuman selama perjalanan di Sumatra Selatan, sekaligus mendukung layanan yang disediakan KAI Services.
Anne menambahkan, Balai Yasa Tegal memiliki peran penting dalam menjaga keandalan sarana perkeretaapian melalui proses perawatan dan modifikasi yang mengedepankan aspek keselamatan dan kualitas. “Peningkatan Kereta Makan M1 ini menjadi bagian dari komitmen KAI menghadirkan perjalanan yang aman, nyaman, dan semakin berkesan bagi pelanggan,” tutupnya.