JAKARTA, iNews.id - Transformasi program pengembangan wirausaha mewarnai penyelenggaraan Diplomat Success Challenge (DSC) yang memasuki tahun ke-17. Dalam peluncuran Season 17 di Jakarta, penyelenggara memperkenalkan Founders' Arena, sebagai evolusi dari kompetisi bisnis menjadi ekosistem kewirausahaan yang lebih terbuka, inklusif, dan kolaboratif. Mengusung tema Founders of Indonesia, program ini kembali menyediakan dana hibah senilai Rp2,5 miliar bagi para entrepreneur Indonesia.
Perubahan tersebut dilakukan di tengah kebutuhan Indonesia untuk melahirkan lebih banyak wirausaha yang mampu menciptakan lapangan kerja dan mendorong pertumbuhan ekonomi. Pada penyelenggaraan Season 16, DSC mencatat lebih dari 40.000 pendaftar serta telah membangun jaringan alumni Diplomat Entrepreneur Network (DEN) yang berkembang selama 16 tahun.
Peluncuran Season 17 juga berlangsung di tengah momentum pertumbuhan ekonomi nasional. Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat ekonomi Indonesia tumbuh 5,61 persen secara tahunan pada triwulan I 2026. Namun, rasio wirausaha mapan Indonesia hingga Februari 2026 baru mencapai 3,43 persen dari total angkatan kerja, masih berada di bawah Malaysia, Thailand, dan Singapura.
Di sisi lain, sekitar 2,9 juta penduduk usia kerja memasuki pasar kerja setiap tahun. Sementara itu, 65,5 juta UMKM telah menyerap hampir 97 persen tenaga kerja nasional dan berkontribusi sekitar 60 persen terhadap produk domestik bruto (PDB), sehingga kebutuhan akan lahirnya entrepreneur baru dinilai semakin strategis.
President Director PT Wismilak Inti Makmur, Ronald Walla, mengatakan Indonesia membutuhkan lebih banyak pendiri usaha yang mampu menghadirkan solusi sekaligus membuka lapangan kerja. "Karena itu, setelah 17 tahun, DSC berevolusi menjadi Founders' Arena, sebuah ekosistem yang lebih terbuka, inklusif, dan tetap berlandaskan prinsip 3P: Paham, Piawai, dan Persona," ujarnya.