SURABAYA, iNews.id - Mahasiswa Teknik Elektro Universitas Muhammadiyah Surabaya (UMS), Bryan Marojahan Hutauruk, memperlihatkan cara kerja Rancang Rumah Tunadaksa atau penyandang disabilitas untuk menghidupkan dan mematikan lampu penerangan rumah menggunakan Arduino Uno dengan suara, disela-sela acara wisuda ke-43 di Surabaya, Jawa Timur, Selasa (30/10/2018).
Alat berbasis bluetooth dan micro controller AT Mega 328 dalam sistem arduiono uno sebagai kontrol ini, untuk memudahkan penyandang tunadaksa karena dapat mengoperasikan lampu melalui smartphone.
Karya tersebut mendapatkan sertifikat Hak Kekayaan Intelektual (HAKI) dari Dirjen HKI, Kemenkumham RI sebagai bentuk apresiasi dan guna memicu semangat inovasi sivitas akademika yang memihak pada kelompok difabel.
Usai wisuda, Rektor UM Surabaya Sukadiono juga memberikan sertifikat Hak Kekayaan Intelektual (HAKI) dari Dirjen HKI, Kemenkumham RI kepada 14 inovator.
(Koran Sindo/Ali Masduki)