JAKARTA, iNews.id - Program beasiswa dari Bank Syariah Indonesia (BSI) kembali dibuka pada 2026 dengan target menjangkau 5.250 pelajar dan mahasiswa dari keluarga prasejahtera di seluruh Indonesia. Melalui BSI Scholarship, perseroan ingin memperluas akses pendidikan bagi generasi muda berprestasi yang memiliki potensi kepemimpinan, di tengah meningkatnya biaya pendidikan.
Sejak diluncurkan pada 2021, program berbasis zakat korporasi tersebut telah menjangkau lebih dari 10.162 penerima manfaat, terdiri atas 7.962 mahasiswa dan 2.200 pelajar. Sebanyak 1.500 penerima beasiswa di antaranya telah lulus dan berkiprah di berbagai perusahaan nasional maupun melanjutkan pendidikan di perguruan tinggi negeri.
Direktur Utama Bank Syariah Indonesia Anggoro Eko Cahyo mengatakan program itu bukan sekadar bantuan pendidikan, melainkan investasi jangka panjang untuk mencetak generasi unggul. “Tidak boleh ada anak cerdas yang kehilangan masa depan hanya karena persoalan biaya. BSI ingin memastikan talenta-talenta terbaik bangsa tetap bisa kuliah, berkembang, dan menjadi pemimpin masa depan,” ujarnya, Jumat (15/5/2026).
BSI Scholarship memiliki tujuh kategori program, mulai dari kategori pelajar hingga afirmasi dan Talenta KIP-K BSI. Selain bantuan biaya pendidikan dan uang saku, penerima beasiswa juga mendapatkan pelatihan kepemimpinan, penguatan karakter, literasi ekonomi syariah, hingga persiapan karier. Perseroan juga membuka peluang rekrutmen kerja bagi awardee sesuai kompetensi masing-masing.
Sepanjang 2025, Bank Syariah Indonesia menyalurkan zakat korporasi sebesar Rp289 miliar melalui Badan Amil Zakat Nasional untuk mendukung pendidikan, kemanusiaan, ekonomi, kesehatan, dan dakwah. Tahun ini, program BSI Scholarship yang bekerja sama dengan BSI Maslahat kembali membuka kesempatan bagi 3.750 mahasiswa dan 1.500 pelajar di seluruh Indonesia.