JAKARTA, iNews.id - Agama hadir untuk memberikan kedamaian dan kebahagiaan untuk para penganutnya. Namun, di tengah kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi, kehadiran agama tak lagi dianggap menjadi penentu tingkat kebahagiaan manusia.
Hal itu disampaikan Ketua Umum Esoterika, Denny JA, dalam acara Dialog Lintas Iman Memaknai Puasa dan Paskah di GKI Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Sabtu (15/4/2023).
Hadir dalam kegiatan itu Ketua Umum MJ GKI Kebayoran Baru, Boyed M. Cornelis Ratuwalu, Prof. Siti Musdah Mulia, MA dan Pdt. Janoe Widyopramono sebagai narasumber, serta moderator Budhy Munawar-Rachman.
Denny JA menyebut bahwa Ramadhan tahun ini bersamaan dengan beberapa hari suci untuk agama lain di Tanah Air. Di antaranya Hari Raya Nyepi di awal Ramadhan, serta Hari Paskah pada pertengahan bulan puasa lalu.
Denny JA mengatakan, momen Ramadhan dan Paskah perlu merenungkan data yang dikeluarkan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) pada Maret 2023 tentang cara mengukur kemajuan sebuah negara.
Dalam laporan publikasi itu, sebuah negara dikatakan maju tak lagi hanya dilihat kemakmuran ekonominya, tapi justru yang paling penting adalah kebahagiaan warga negaranya.