TARAKAN, iNews.id - Tim gabungan dari Kepolisian, Basarnas, Palang Merah Indonesia (PMI) dan TNI melakukan pencarian terhadap korban hilang dalam kecelakaan kapal cepat Anugrah Express.
Pencarian difokuskan satu mil di lokasi kejadian perairan Tanjung Selor, Kalimantan Utara. Hingga saat ini, dua orang penumpang belum ditemukan.
Kapal cepat tersebut berangkat dari Tanjung Selor pada pukul 08.15 Waktu Indonesia Tengah (WITA) dengan mengangkut 50 orang penumpang, terdiri dari 45 orang dewasa dan lima anak-anak.
Sebanyak delapan orang tewas dalam peritiwa tersebut. Dari hasil investigasi sementara, tenggelamnya kapal diduga akibat menabrak batang kayu yang hanyut hingga terbalik.
Video Editor: Alvian Surya