2.150 Rumah Terdampak Banjir dan Longsor, Bupati Landak Tetapkan Status Tanggap Darurat

Binti Mufarida
Mu'arif Ramadhan
Banjir dan longsor melanda 5 kecamatan di Landak, Kalimantan Barat, Rabu (22/5).

LANDAK, iNews.id - Banjir dan longsor melanda 5 kecamatan di Landak, Kalimantan Barat, Rabu (22/5). Yaitu, Kecamatan Ngabang, Jelimpo, Kuala Behe, Air Besar dan Sengah Temila.

Banjir yang dipicu hujan deras tersebut merendam 2.150 rumah warga. Ketinggian Banjir berkisar antara 50 hingga 170 cm. Selain rumah, banjir juga merusak 3 unit jembatan

Bupati Kabupaten Landak di Provinsi Kalimantan Barat telah menetapkan Status Tanggap Darurat. Status tersebut berlaku selama 45 hari terhitung mulai tanggal 22 Mei hingga 06 Juli 2024.

Reporter : Binti Mufarida
Produser: Reza Ramadhan

Editor : Wahyu Triyogo
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Enam Wilayah di Sumatra Masih Terisolasi, Presiden Turun Tangan 

57 tahun lalu

Aksi Heroik Tim Medis Aceh, Panjat Tebing Demi Antar Obat ke Korban Banjir

57 tahun lalu

Jeritan Hati Korban Banjir Sumatra: Wilayah Terisolasi, Bantuan Tak Juga Mampir! 

57 tahun lalu

Penyelidikan Kayu Gelondongan di Banjir Sumatra Dimulai, Siapa Terjerat?

57 tahun lalu

Usai Viral, Jaksa Menuntut Bebas Pemelihara Landak Jawa, I Nyoman Sukena Bebas

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal