3 Tentara Perdamaian Gugur, Indonesia Desak PBB Jatuhkan Sanksi terhadap Israel

iNews
Indonesia mendesak kepada Dewan Keamanan PPB untuk segera menggelar sidang penyelidikan dan menjatuhkan sanksi terhadap Israel. (Foto: iNews)

JAKARTA, iNews.id - Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) menyampaikan bela sungkawa atas gugur dan terlukanya trajurit TNI yang menjalankan tugas konstitusi dan mandat PBB di Lebanon Selatan. Indonesia mendesak kepada Dewan Keamanan PPB untuk segera menggelar sidang penyelidikan dan menjatuhkan sanksi terhadap Israel.

Ketua MPR Ahmad Muzani mengatakan, pihaknya mengusulkan kepada pemerintah untuk memberi penghargaan terhadap TNI yang gugur dan terluka serta keluarga yang ditinggalkan. 

"Sesuai dengan konstitusi yang memerintahkan untuk melindungi segenap bangsa dan tumpah darah Indonesia," ujarnya.

MPR meminta agar pemerintah menarik pasukannya dalam misi perdamaian. Sebab ini daerah yang membahayakan bagi keselamatan TNI, seperti yang terjadi di Lebanon Selatan.

"Itu sebabnya MPR merasa perlu menyampaikan pandangan ini ke hadapan masyarakat," kata Ahmad Muzani. 

Dia menilai tidak ada jaminan keselamatan bagi pasukan misi perdamaian yang merupakan pasukan penjaga perdamaian, maka MPR meminta agar pemerintah mempertimbangkan untuk menarik seluruh pasukan yang ada di lapangan sesuai dengan konstitusi, yakni menjaga keselamatan bagi warga negaranya.

Editor : Dani M Dahwilani
Artikel Terkait
Video
1 hari lalu

Tentara Perdamaian Indonesia Gugur di Lebanon

Video
1 hari lalu

Biadab! Serangan Rudal Israel Tewaskan 3 Jurnalis di Lebanon, Mobil Liputan Hangus

Video
6 hari lalu

Perluas Wilayah, Israel Ledakan Masjid, Jembatan dan Pemukiman Warga di Lebanon Selatan

Video
15 hari lalu

Video Baru Netanyahu di Tengah Rumor Kematiannya Viral: Saya Sekarat karena Kopi!

Video
22 hari lalu

Iran Punya Pemimpin Baru, Mojtaba Khamenei Resmi Gantikan Ayahnya Ali Khamenei

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal