SOLOK, iNews.id - Banjir bandang atau galodo menerjang sejumlah wilayah di Kabupaten Solok, Sumatera Barat. Bencana tersebut menyebabkan rumah warga hingga kantor pemerintah dan fasilitas pelayanan publik terdampak material longsor.
Pemerintah Kabupaten Solok menetapkan masa tanggap darurat selama 14 hari. Langkah ini dilakukan untuk mempercepat penanganan sekaligus pemulihan wilayah yang terdampak bencana.
Berdasarkan data pemerintah daerah, sedikitnya 87 rumah warga terdampak banjir bandang. Selain itu, sebanyak 12 kantor pemerintah dan fasilitas pelayanan publik mengalami kerusakan akibat tertimbun material longsor.
Kondisi tersebut berdampak pada aktivitas pelayanan kepada masyarakat. Sejumlah layanan publik untuk sementara dialihkan agar tetap dapat berjalan selama proses penanganan bencana berlangsung.
Ratusan personel gabungan dari TNI, Polri, dan pemadam kebakaran dikerahkan ke lokasi terdampak. Mereka melakukan pembersihan material longsor yang menutup sejumlah area dan mengganggu aktivitas masyarakat.
Petugas masih melakukan penanganan di sejumlah titik terdampak untuk memastikan kondisi wilayah kembali aman dan aktivitas pelayanan kepada masyarakat dapat dipulihkan.