JAKARTA, iNews.id - Badan Gizi Nasional (BGN) mengklaim berhasil melakukan efisiensi anggaran program Makan Bergizi Gratis (MBG) sebesar Rp44 triliun selama 100 hari. Penghematan tersebut dilakukan melalui penyesuaian alokasi anggaran, pemangkasan insentif yayasan, hingga penertiban pengelolaan dana program.
Kepala BGN Sudaryono mengatakan, efisiensi dilakukan untuk memastikan penggunaan anggaran negara berjalan secara efektif dan dapat dipertanggungjawabkan. Menurutnya, setiap rupiah yang dialokasikan untuk program MBG merupakan uang rakyat yang harus dikelola secara transparan.
"Jadi total yang kita efisiensi dari uang rakyat adalah dalam waktu 100 hari ini kami telah mengefisiensi uang rakyat totalnya adalah Rp44 triliun," ujar Sudaryono.
Salah satu langkah efisiensi dilakukan dengan menghitung ulang kebutuhan anggaran program MBG. Dari pagu awal sebesar Rp268 triliun, BGN menilai anggaran Rp229 triliun sudah cukup untuk menjalankan program tersebut.
Penyesuaian ini menjadi salah satu sumber penghematan anggaran. Selain itu, BGN juga memangkas insentif yayasan dan membatasi biaya operasional dapur yang terlibat dalam pelaksanaan program MBG.