Diskusi Tragedi 90-an, PBHI Minta Masyarakat Tak Pilih Capres Pelanggar HAM

Mu'arif Ramadhan
Denhelmi Sajangbati
Perhimpunan Bantuan Hukum dan Hak Asasi Manusia Indonesia (PBHI) mengajak masyarakat untuk tidak melupakan tragedi kerusuhan yang terjadi pada tahun 90-an.

JAKARTA, iNews.id - Perhimpunan Bantuan Hukum dan Hak Asasi Manusia Indonesia (PBHI) mengajak masyarakat untuk tidak melupakan tragedi kerusuhan yang terjadi pada tahun 90-an. Dalam diskusi publik terkait penyelesaian tragedi 90-an di Tebet, Rabu (26/7/2023).

PBHI mengatakan bahwa pelaku kejahatan di masa lalu tidak pantas untuk dijadikan pemimpin. Hal tersebut karena dikhawatirkan yang bersangkutan akan melakukan hal serupa di masa mendatang.

PBHI juga sudah berkordinasi dengan para keluarga korban untuk menagih komitmen dan pertanggung jawaban dari Komnas HAM untuk mengusut tuntas siapa dalang dan pelaku yang terlibat di dalam tragedi tersebut.

Produser: Reza Ramadhan

Editor : Wahyu Triyogo
Artikel Terkait
Video
2 tahun lalu

Aktivis 98 Pajang 2000 Tengkorak dan 1000 Kuburan Mengenang 26 Tahun Reformasi

Video
2 tahun lalu

Firli Bahuri Tak Kunjung Ditahan, Koalisi Masyarakat Sipil Bersurat ke Kapolri

Video
2 tahun lalu

Ganjar Pranowo Kutip Jokowi soal Jangan Pilih Pemimpin Pelanggar HAM dan Diktator

Video
2 tahun lalu

Terkait Kasus Pelanggaran HAM, Ganjar Janjikan Penyelesaian dengan Tegas hingga Tuntas

Video
2 tahun lalu

5 Hakim MK Dilaporkan PBHI terkait Dugaan Pelanggaran Kode Etik Putusan Usia Capres Cawapres

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal