JAKARTA, iNews.id - Ketegangan antara Iran dan Amerika Serikat memasuki fase yang semakin berbahaya. Iran secara resmi mengumumkan penutupan Selat Hormuz tanpa batas waktu yang ditentukan, sekaligus memperingatkan bahwa kapal tanker maupun kapal komersial yang melintas dapat dianggap sebagai target.
Keputusan ini muncul setelah serangan terbaru Amerika Serikat ke sejumlah target militer Iran, yang kemudian dibalas Teheran dengan serangan terhadap fasilitas militer AS di kawasan Teluk.
Mengapa Selat Hormuz begitu penting? Karena hampir 20 persen pasokan energi dunia melewati jalur laut strategis ini. Jika penutupan berlangsung lama, dampaknya bisa memicu lonjakan harga minyak, kenaikan biaya logistik, hingga tekanan inflasi global.