Operasi Water Bombing Karhutla Habiskan Rp150 Juta untuk Satu Jam

Binti Mufarida
Reza Ramadhan
Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto mengatakan operasi water bombing merupakan jalan terakhir untuk pemadaman kebakaran hutan dan lahan.

JAKARTA, iNews.id - Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto mengatakan operasi water bombing merupakan jalan terakhir untuk pemadaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di suatu wilayah. Suharyanto menjelaskan bahwa water bombing membutuhkan penampungan sumber air yang besar untuk diangkut menggunakan pesawat menuju titik api. Di mana lokasi sumber air akan lebih sulit ditemukan pada musim kemarau. 

Di sisi lain, biaya yang dikeluarkan sangat mahal. Dia menjabarkan operasi water bombing membuat negara harus mengeluarkan anggaran senilai Rp150 juta untuk satu jam penerbangan mengangkut dan menyiramkan air.

Editor : Wahyu Triyogo
Artikel Terkait
6 jam lalu

Karhutla di Kalsel Makin Gawat, Mahasiswa Geruduk DPRD Desak Solusi Nyata Pemerintah

11 hari lalu

Kebakaran Gunung Bromo Meluas, Modifikasi Cuaca untuk Padamkan Api Sulit Dilakukan

11 hari lalu

Pulau Jawa Dikepung Karhutla! Gunung Gede Pangrango hingga Bromo Dilanda Kebakaran

7 bulan lalu

Banjir Menerjang Wilayah Jawa, Puluhan Ribu Warga Mengungsi

8 bulan lalu

Enam Wilayah di Sumatra Masih Terisolasi, Presiden Turun Tangan 

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal