Pedagang Tempe Tahu Sepi Pembeli di Gianyar, Dampak Kenaikan Harga Kedelai

Ifaldi Musyadat
Ketut Catur Kusumaningrat
Naiknya harga kedelai menyebabkan penyesuaian dilakukan produsen tahu dan tempe maupun pedagang. (Foto: inews.id)

GIANYAR, iNews.id - Naiknya harga kedelai menyebabkan penyesuaian dilakukan produsen tahu dan tempe maupun pedagang. Seperti di pasar Gianyar, Bali, ukuran tahu dan tempe yang dijual pedagang di pasar ini mengalami penyusutan ukuran. Hal ini dilakukan untuk menyiasati harga kedelai yang tinggi di pasaran.

Penyusutan ukuran tahu tempe ini, dilakukan agar harga tahu dan tempe tidak mengalami kenaikan. Harga tahu dan tempe masih berada pada harga Rp5.000 per bungkusnya. 

Namun, pedagang di pasar Gianyar mengaku mengalami penurunan jumlah pembeli. Kondisi ini memengaruhi omzet pedagang yang mengalami penurunan yang cukup drastis.
 

Editor : Wahyu Triyogo
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Ramadan, Harga Cabai Tembus Rp130 Ribu per Kilogram

57 tahun lalu

Jelang Nataru, Harga Minyak Curah di Pasar Palmerah Jakbar Alami Kenaikan

57 tahun lalu

Pramono Anung Belanja Masalah di Jakbar, Warga Minta Harga Minyak-Sembako Murah

57 tahun lalu

Harga Minyakita Semakin Mahal, Persediaan Mulai Langka di Pasaran

57 tahun lalu

Harga Sembako Merangkak Naik di Pasaran, Minyakita Dijual Rp17 Ribu

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal