JAKARTA, iNews.id - Presiden Prabowo Subianto telah mengingatkan jajaran kabinetnya agar tidak membicarakan hal-hal sensitif melalui sambungan telepon. Peringatan tersebut menjadi sorotan setelah terungkapnya kasus dugaan penyadapan ilegal yang menyeret sejumlah perwira tinggi kepolisian.
Dalam arahannya kepada para menteri, Prabowo menegaskan pentingnya menjaga keamanan komunikasi di tengah perkembangan teknologi yang semakin canggih. Dia mengingatkan banyak pihak berpotensi mendengarkan percakapan melalui telepon.
"Silakan gunakan teknologi, tetapi tentunya hal-hal yang rawan tidak perlu lewat telepon ya kan... zaman modern ini banyak telinga yang ingin dengar," ujar Prabowo.
Selain mengingatkan soal keamanan komunikasi, Prabowo juga meminta para menteri membangun suasana kerja yang lebih terbuka dan tidak terlalu protokoler. Dia menilai para menteri merupakan kolega yang sama-sama mengemban tugas untuk mengabdi kepada rakyat.