Video Pasar Terbesar se-Asia di Kota Cilegon Dipenuhi Lautan Sampah

Iskandar Nasution
Akibat minimnya kesadaran masyarakat Kota Cilegon, Banten, sampah di Pasar Kranggot menumpuk di aliran kali belakang pasar, Sabtu (3/10/2020). (Foto: iNews.id)

CILEGON, iNews.id - Akibat minimnya kesadaran masyarakat Kota Cilegon, Banten, sampah di Pasar Kranggot menumpuk di aliran kali belakang pasar, Sabtu (3/10/2020). Sampah-sampah ini berasal dari warga dan para pedagang pasar sendiri.

Mereka dengan sengaja membuang sampah ke kali dan di jalanan hingga membuat pasar tradisional terbesar se-Asia ini kumuh. Kali yang seharusnya menjadi tempat air mengalir dari hulu jika terjadi hujan, justru malah menjadi lautan sampah.

Kumuh dan berbau tak sedap mewarnai pasar tradisional ini. Padahal pemerintah setempat sudah memberikan kawat pembatas di atas kali agar sampah tidak masuk. Berikut video selengkapnya.

Video Editor: Mochamad Nur

Editor : Tuty Ocktaviany
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Harga Cabai di Pasar Tradisional Tuban Meroket, Tembus Rp80.000 per Kg 

57 tahun lalu

Harga Telur Meroket di Pasar Palmerah Jelang Nataru, Tembus Rp33.000 Per Kg

57 tahun lalu

 Jelang Nataru, Harga Cabai Rawit Hijau di Pasar Rawasari Tembus Rp60 Ribu per Kg

57 tahun lalu

Harga Daging Ayam di Pasar Tradisional Kosambi Bandung Tembus Rp40.000 per Kg 

57 tahun lalu

Pemerintah Berencana Naikkan HET, Harga Minyakita Merangkak Naik Capai Rp17.000 per Liter

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal