TEHERAN, iNews.id - Ribuan warga Iran memadati Masjid Raya Imam Besar Khomeini di Teheran untuk memberikan penghormatan terakhir kepada Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei. Tangis haru pecah ketika peti jenazah tiba di lokasi, sementara lautan pelayat memenuhi area masjid hingga meluber ke jalan-jalan di sekitarnya sejak Sabtu.
Suasana duka begitu terasa sepanjang prosesi perpisahan. Banyak pelayat terlihat menangis sambil membawa potret Ayatollah Ali Khamenei, mengibarkan bendera Iran, serta membentangkan spanduk yang berisi seruan pembalasan dendam. Menghindari serangan Israel, Mojtaba Khamenei tidak hadir di hadapan publik.
Gelombang warga yang datang diperkirakan masih akan terus berlangsung dalam beberapa hari ke depan. Pemerintah Iran juga telah menyiapkan rangkaian prosesi pemakaman yang akan berlangsung di sejumlah kota.
Prosesi pemakaman umum dijadwalkan berlangsung pada Minggu (6/7/2026) di Teheran. Setelah itu, rombongan akan melanjutkan perjalanan menuju Kota Suci Qom pada Senin (7/7/2026) sebelum prosesi berakhir di masjid.
Jenazah Ayatollah Ali Khamenei kemudian dijadwalkan dimakamkan di Makam Imam Reza pada 9 Juli mendatang. Pemerintah Iran menyebutkan lebih dari 90 negara mengirimkan delegasi resmi dan tokoh agama untuk menghadiri prosesi tersebut.
Sejumlah pemimpin dunia dipastikan hadir, termasuk Perdana Menteri Pakistan serta perwakilan senior dari Rusia, China, dan India.