Arab Saudi Perketat Pengamanan, Jemaah Haji Indonesia Wajib Kalungkan Kartu Nusuk

Ike Kesuma
Kepala Daerah Kerja (Daker) Makkah, Ihsan Faisal (foto: Ike Kesuma)

MAKKAH, iNews.id - Pemerintah Arab Saudi memberlakukan pengetatan keamanan secara masif sejak dimulainya fase kedatangan jemaah haji 2026. Petugas keamanan setempat terpantau rutin memeriksa identitas yang meliputi paspor, visa, dan Kartu Nusuk di berbagai kawasan publik di Madinah dan Makkah. 

Langkah ini diambil Saudi untuk memastikan seluruh jemaah yang beraktivitas adalah jemaah yang prosedural.

Mengantisipasi kebijakan pengetatan tersebut, Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi menginstruksikan jemaah Indonesia untuk disiplin dengan kelengkapan dokumen. Setiap jemaah diwajibkan selalu mengalungkan Kartu Nusuk selama beraktivitas di luar area penginapan.

Kepala Daerah Kerja (Daker) Makkah, Ihsan Faisal, menjelaskan regulasi Saudi menetapkan Kartu Nusuk sebagai identitas yang paling krusial. 

"Imbauan kita tentu Kartu Nusuk yang dimiliki oleh seluruh jemaah harus dibawa ke mana-mana, terutama beraktivitas di luar hotel. Karena itu akan menjadi syarat akses utama," ujar Ihsan.

Editor : Reza Fajri
Artikel Terkait
Haji dan Umrah
4 jam lalu

Cerita Kamiseng Tukang Becak asal Bantaeng Naik Haji, Menabung 26 Tahun Hasil Mengayuh

Haji dan Umrah
4 jam lalu

Bus Jemaah Haji Indonesia Kecelakaan di Jabal Magnet Madinah, 1 Orang Dirawat di RS

Haji dan Umrah
7 jam lalu

PPIH Arab Saudi Rekrut Ratusan Mahasiswa Mesir hingga Yaman untuk Atasi Kendala Bahasa

Haji dan Umrah
8 jam lalu

Kecelakaan Bus Jemaah Haji Indonesia di Jabal Magnet Madinah, 10 Orang Luka-Luka

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal