Menurut Maria, Satgas Armuzna juga telah menyiapkan berbagai skenario mitigasi guna mengantisipasi potensi hambatan transportasi akibat kepadatan jemaah, terutama pada rute Arafah-Muzdalifah dan Muzdalifah-Mina.
“Satuan Operasi Armuzna juga telah menyiapkan berbagai skenario mitigasi terkait potensi terhambatnya pergerakan transportasi akibat kepadatan, terutama dari Arafah ke Muzdalifah maupun juga dari Muzdalifah menuju ke Mina,” ucapnya.
Kemenhaj juga mengimbau jemaah mulai membiasakan diri berjalan kaki secara bertahap sesuai kemampuan sebagai antisipasi kondisi kepadatan saat puncak haji.
“Jadi, mari kita sama-sama para jemaah membiasakan diri untuk berjalan kaki secara bertahap sesuai dengan kemampuan,” katanya.
Maria mengatakan, layanan haji Indonesia secara umum berjalan lancar. Hingga hari ke-24 operasional haji, sebanyak 395 kloter dengan 152.724 jemaah dan 1.577 petugas telah diberangkatkan ke Arab Saudi. Sementara itu, sebanyak 353 kloter dengan 136.422 jemaah dan 1.412 petugas telah tiba di Makkah.