"Tadi aku bilang sama dia, kami kan nggak pernah nggak cekcok. Jadi nanti di sana harus sama-sama sabar," katanya sambil tersenyum.
Nasihat juga datang dari putri sulung mereka, Aurel Hermansyah, yang lebih dulu menjalankan ibadah Haji. Aurel mengingatkan bahwa perjalanan ibadah bersama pasangan sering kali menghadirkan tantangan kecil yang menguji kesabaran.
Mulai dari urusan koper, kondisi fisik yang lelah, hingga situasi tak terduga lainnya bisa saja memicu kesalahpahaman. Mendengar hal itu, Ashanty mengaku ingin lebih banyak beristigfar agar ibadahnya berjalan lancar dan penuh ketenangan.
"Aku nggak mau ada selisih paham sedikit pun. Jadi harus sama-sama saling ngerti," tuturnya.
Selama kurang lebih dua minggu berada di Tanah Suci, Ashanty dan Anang juga mendapat dukungan penuh dari keluarga besar yang membantu menjaga Arsy dan Arsya di rumah. Dukungan tersebut membuat keduanya lebih tenang untuk fokus menjalani ibadah.
Setelah melewati berbagai lika-liku kehidupan rumah tangga selama 15 tahun, perjalanan Haji kali ini terasa menjadi momen yang sangat bermakna bagi Ashanty dan Anang.