Dia menambahkan, siapa pun yang tidak memiliki Nusuk Card tetapi mencoba memasuki Makkah, Mina, Arafah, maupun Muzdalifah, juga akan dikenai sanksi berat.
“Ketika mereka masuk tanpa izin, selain diberikan denda, selain dikenakan denda Rp100 juta juga tidak boleh memasuki Arab Saudi, terutama Makkah, Arafah, Muzdalifah, Mina, termasuk juga umrah selama 10 tahun,” tuturnya.
Menurut Aiman, kebijakan ketat tersebut berdampak signifikan terhadap kondisi pelaksanaan haji tahun ini. Dia menilai pengaturan jemaah jauh lebih baik dibandingkan haji 2018.
“Pada 2018 jumlahnya mungkin jauh lebih banyak karena tidak ada pengaturan yang ketat. Sekarang karena ada pengaturan ketat sehingga jauh lebih tertib, jauh lebih nyaman,” katanya.
Dia menilai sistem pengelolaan kerumunan atau crowd management yang diterapkan Arab Saudi tahun ini berjalan sangat efektif, terutama di kawasan Masjidil Haram.
“Ketika di Masjidil Haram misalnya, tidak seperti 2018 yang begitu padat, yang begitu crowded, jalan pun mungkin susah, sikut-sikutan kadang-kadang. Tapi yang sekarang ini jauh lebih teratur. Crowd management-nya saya harus katakan luar biasa,” ujar Aiman.