1 Ton Ikan di Perairan Swiss Mati akibat Gelombang Panas

Nathania Riris Michico
Satu ton ikan mati akibat gelombang panas di Swiss. (Foto: The London Economic)

JENEWA, iNews.id - Sekitar satu ton ikan mati di perairan Swiss dalam beberapa hari terakhir akibat gelombang panas. Gelombang panas mengakibatkan suhu di sungai naik cukup tinggi.

Daerah yang paling parah terdampak adalah sungai Rhine yang membentang dari Danau Constance ke Air Terjun Rhine. Sejumlah besar ikan yang mati dibersihkan dari sungai tersebut sejak akhir pekan lalu.

"Kami memantau ikan-ikan yang mati dalam beberapa hari ini, yang mengapung di sepanjang Rhine. Kami harus mengambil sekitar 1.000 kilogram (ikan mati) dari sungai," kata pejabat Departemen Perburuan dan Perikanan wilayah Schaffhausen, Andreas Vogeli, kepada RTS, Rabu (8/8/2018).

Ikan Grayling, yang termasuk keluarga salmon, terbiasa hidup di perarian dingin dan bisa bertahan hidup ketika suhu air melebihi 20 derajat Celcius. Namun beberapa daerah tertentu di Rhine tercatat memiliki suhu di atas 27 derajat Celcius dalam beberapa hari terakhir.

Selama gelombang panas pada 2003, sekitar 90 persen populasi ikan grayling di Swiss musnah.

Editor : Nathania Riris Michico
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Jerman Terpanggang, Gelombang Panas Tewaskan 5.120 Orang

57 tahun lalu

Gelombang Panas Dahsyat! WHO Peringatkan Eropa Hadapi Minggu-Minggu Mematikan

57 tahun lalu

Ganas! Gelombang Panas Lebih Dahsyat Akan Terjang Eropa, Suhu Capai 43 Derajat Celsius 

57 tahun lalu

Gelombang Panas Nyaris 40 Deajat Celsius, Jalanan Kota New York Meleleh

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal