JAKARTA, iNews.id - Negara paling tidak beragama di dunia menarik disimak. Agama sudah ada sejak ribuan tahun lalu, mencerminkan keyakinan seseorang terhadap sesuatu.
Agama juga disebut sebagai salah satu filsafat tertua di dunia, seringkali terkait erat dengan kondisi dan budaya masyarakat tempat agama tersebut berkembang. Misalnya, agama Mesir Kuno hadir dalam bentuk terbesarnya melalui piramida karena firaun diyakini pada penduduk setempat sebagai tuhan.
Seiring kemajuan sains dan teknologi, semakin banyak orang di dunia bergerak menuju ketidakberagamaan. Bergantung pada aturan di suatu negara, berstatus tidak beragama (ateis) atau menganut ajaran yang menyimpang dari kepercayaan agama mayoritas, bisa dianggap pelanggaran serius.
Lepas dari itu, ketidakberagamaan semakin berkembang di negara-negara sekuler. Sekularisme dan pemisahan gereja dan negara dianut di sebagian besar negara Barat.
Selain itu fakta bahwa negara-negara tersebut termasuk di antara yang paling makmur di dunia dalam kemajuan sains dan teknologi menyebabkan banyak orang berpendapat sekularisme-lah yang memicu pertumbuhan ekonomi suatu negara.