100 Orang Tewas akibat Banjir di India, Nepal dan Bangladesh, 4,3 Juta Mengungsi

Nathania Riris Michico
Penduduk desa menggunakan rakit darurat untuk melintasi daerah banjir di pinggiran Agartala, India, 15 Juli 2019. (FOTO: REUTERS / Jayanta Dey)

Ketinggian air di Assam dilaporkan naik semalam. Sebagian besar wilayah Taman Nasional Kaziranga, rumah bagi badak bercula satu yang langka, terendam air.

"Situasi banjir berubah sangat kritis dengan 31 dari 32 kabupaten yang terkena dampak," kata Kepala Menteri Assam, Sarbananda Sonowal, seperti dilaporkan Reuters, Selasa (16/7/2019).

"Kami sedang mengerjakan tumpuan untuk menghadapi situasi banjir."

Assam, yang dikenal karena industri teh, dilanda banjir musiman setiap tahun, dan pemerintah negara bagian dan federal menghabiskan jutaan rupee untuk pengendalian banjir.

Personel militer dan paramiliter dikerahkan di seluruh negara bagian untuk operasi penyelamatan dan bantuan. Kamp-kamp penampungan sementara telah didirikan, sementara angkatan udara dalam keadaan siaga,

Kantor cuaca India memperkirakan hujan akan masih terus terjadi di Assam dan Bihar selama dua hari ke depan.

Editor : Nathania Riris Michico
Artikel Terkait
10 hari lalu

Jumlah Korban Tewas Banjir Bandang Nepal-China Tembus 1.400 Orang, 5.800 Lebih Hilang

12 hari lalu

Nepal Tetapkan Hari Berkabung Nasional, 1.355 Orang Tewas akibat Banjir Bandang

14 hari lalu

Korban Tewas Banjir Nepal-China Nyaris 1.300 Orang, 5.000 Lebih Masih Hilang

15 hari lalu

Jumbo! Kerugian Banjir Dahsyat Nepal Ditaksir Tembus Rp45 Triliun

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal