10.000 Jemaah Luar Negeri Mulai Laksanakan Umrah di Masjidil Haram

Anton Suhartono
Sekitar 10.000 jemaah dari luar negeri memulai umrah di Masjidil Haram pada 1 November (Foto: AFP)

Dia menegaskan, kedatangan jemaah melalui darat, laut, dan udara, akomodasi di Makkah dan Madinah, ziarah ke makam Nabi Muhammad, salat wajib di Dua Masjid Suci, serta transportasi antara Dua Kota Suci, akan dipantau secara cermat oleh otoritas terkait demi memastikan protokol kesehatan Covid-19 dipatuhi.

Jemaah asing yang ingin melaksanakan umrah harus mengajukan permintaan resmi dengan menyertakan semua data pribadi dan catatan kesehatan. Mereka akan dikelompokkan dengan jumlah maksimal 50 orang per grup berdasarkan negara.

Selain itu para jemaah harus berusia antara 18 dan 50 tahun serta harus menjalani karantina selama 3 hari sejak kedatangan. Setelah tiba di Saudi, mereka juga harus menjalani tes Covid-19 empat tahap.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Haji dan Umrah
2 hari lalu

Kemenhaj Terapkan Biaya Dam Haji 720 Riyal, Jemaah Diminta Bayar Lewat Jalur Resmi

Internasional
4 hari lalu

Bukan Hanya Uni Amirat, Arab Saudi Diam-Diam Juga Serang Iran

Haji dan Umrah
5 hari lalu

Awas Kelelahan! Jemaah Haji Disarankan Tak Umrah Berkali-kali

Haji dan Umrah
7 hari lalu

Jumlah Jemaah Haji Indonesia Wafat di Tanah Suci Bertambah Jadi 23 Orang

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal