12 Partai Oposisi Malaysia Bentuk Koalisi Baru, Ingin Goyang Anwar Ibrahim?

Anton Suhartono
Sebanyak 12 partai oposisi Malaysia bersatu membentuk koalisi, dipimpin mantan Perdana Menteri Muhyiddin Yassin (Foto: AP)

"Kami sepakat, tidak ada satu pun pemimpin partai yang tidak setuju. Ini adalah hal-hal yang membutuhkan perhatian dan prioritas, termasuk isu Rencana Malaysia ke-13, yang sedang diajukan dan dibahas tetapi dianggap belum menyentuh banyak permasalahan utama masyarakat," ujarnya.

Muhyiddin melanjutkan, pembentukan koalisi longgar ini juga menjadi langkah awal sebelum mengambil keputusan lebih lanjut.

Isu naiknya biaya hidup menjadi fokus utama diskusi karena menjadi beban terbesar yang ditanggung masyarakat sejak pemerintahan Anwar Ibrahim berkuasa.

“Meskipun tingkat inflasi rendah, di banyak tempat harga barang terus naik. Kenaikan ini disebabkan oleh penghapusan atau restrukturisasi subsidi bahan bakar, yang meningkatkan biaya logistik," katanya.

Selain itu, penerapan pajak penjualan dan jasa, yang telah diperluas sejak 1 Juli menjadi hampir 6.000 jenis, juga menambah beban masyarakat.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
23 jam lalu

Daftar 20 Perusahaan Tersangka Karhutla, 4 Korporasi Asing asal Singapura hingga Malaysia

2 hari lalu

Dikritik Malaysia dan Singapura soal Asap Karhutla, Dasco: Tak Perlu Dibalas Ketersinggungan

2 hari lalu

Malaysia Tawarkan Bantuan Tangani Karhutla di RI, Siap Kirim Pesawat Amfibi hingga Helikopter

3 hari lalu

Perwakilan Malaysia Bertemu Kepala BNPB, Tawarkan Bantuan Pemadaman Karhutla

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal