12 Polisi Tewas dalam Kerusuhan Kazakhstan, Salah Satunya Ditemukan Terpenggal

Ahmad Islamy Jamil
Sejumlah tentara berjaga di Almaty, Kazakhstan, Kamis (6/1/2022), saat kota itu dilanda gelombang protes massa menyusul kenaikan harga bahan bakar gas. (Foto: Reuters)

Kazakhstan saat ini menghadapi aksi protes jalanan terburuk sepanjang sejarah negara itu sejak memperoleh kemerdekaan dari Uni Soviet tiga dekade lalu. Gedung-gedung pemerintah dibakar dan banyak aparat penegak hukum yang tewas.

Sebuah aliansi militer yang dipimpin Rusia, Organisasi Perjanjian Keamanan Kolektif (CSTO), menyatakan Kamis pagi bahwa mereka akan mengirim pasukan penjaga perdamaian ke Kazakhstan atas permintaan Presiden Kassym-Jomart Tokayev.

Aksi protes massa yang kian meningkat, mengguncang Kazakhstan sejak Minggu (2/1/2022) lalu. Warga menentang kenaikan harga bahan bakar gas cair yang ditetapkan pemerintah. Demonstrasi pada awalnya bermula di bagian barat negara itu, namun menyebar ke Almaty dan Ibu Kota Kazakhstan, Nur-Sultan.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
15 jam lalu

Iran Serang Fasilitas CIA di Arab Saudi dan Irak, AS Curiga Rusia Terlibat

2 hari lalu

Menlu Rusia: AS Terlibat Langsung dalam Perang Ukraina!

4 hari lalu

Mahasiswa Demo di Kejagung, Desak Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Diadili

6 hari lalu

Drone Ukraina Hantam Sejumlah Wilayah di Rusia Termasuk Dekat Moskow, 8 Orang Tewas

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal