1.300 Orang Telanjur Dinyatakan Positif Covid-19, Ternyata Hasil Tes Tak Akurat

Anton Suhartono
Sebanyak 1.300 lebih orang di Inggris mendapat pemberitahuan mereka positif Covid-19, ternyata hasil tes tak akurat (Foto: Reuters)

Pemerintah Inggris mengumumkan tambahan anggaran 7 miliar poundsterling untuk memperluas tes Covid-19 serta pelacakan kontak.

Sistem Pengujian dan Penelusuran NHS menuai banyak kritik akibat serangkaian kesalahan sejak diluncurkan pada awal tahun ini. Para menteri mengakui sistem tersebut tidak sebaik yang mereka harapkan.

Pada September, hampir 16.000 catatan kasus positif hilang dari sistem selama beberapa hari, menyebabkan penundaan pelacakan kontak. Pemerintah menyalahkan kesalahan pada sistem file yang menghapus sekitar 65.000 baris data.

Inggris sejauh ini mengonfirmasi 1,6 juta kasus virus corona, sebanyak 57.500 di antaranya meninggal dunia.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Inggris Ganti Perdana Menteri 7 Kali dalam 10 Tahun, Ada Apa?

57 tahun lalu

PM Inggris Keir Starmer Diisukan Akan Mundur, Ini Kata Trump

57 tahun lalu

Fadly Faisal Akhirnya Buka Suara soal Kaos Motif Bra yang Viral: Seru-seruan Doang!

57 tahun lalu

8 Fakta Eton College, Sekolah Elite Pilihan Pangeran George yang Biayanya Rp1,4 Miliar!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal