15 Tentara Perempuan Ukraina Dipaksa Telanjang, Disiksa dan Diinterogasi di Tahanan Rusia

Anton Suhartono
Tentara perempuan Ukraina (Foto: Reuters)

KIEV, iNews.id - Para tentara perempuan Ukraina mengalami penyiksaan dan penganiayaan selama di pusat penahanan Rusia. Sebanyak 15 tawanan perempuan tersebut dipaksa membuka pakaian hingga telanjang di depan penjaga laki-laki sambil jongkok. 

Penyiksaan tersebut disampaikan Komisaris Parlemen Ukraina untuk Hak Asasi Manusia, Liudmyla Denisova, yang membahas masalah ini di Facebook, dikutip dari Ukrinform. Ke-15 tentara perempuan itu termasuk di antara 86 tentara Ukraina yang telah dibebaskan.

"Para perempuan diangkut ke Belarus sebelum dimasukkan ke pusat penahanan prasidang di Bryansk, Rusia. Mereka disiksa dan diancam. Para tawanan dipaksa membuka pakaian di depan penjaga laki-laki, berjongkok dan memotong rambut mereka," tulis Liudmyla Denisova.

"Mereka juga terus-menerus diinterogasi. Semuanya untuk menghancurkan moral mereka," tulisnya.

Denisova mengatakan, beberapa tawanan perang perempuan Ukraina juga dipaksa untuk mengambil bagian dalam pembuatan film laporan propaganda. Mereka dipaksa untuk beralih menggunakan bahasa Rusia.

Editor : Maria Christina
Artikel Terkait
4 hari lalu

Ini Isi RUU Sanksi untuk Rusia yang Disahkan DPR AS, Bisa Incar Negara Lain

5 hari lalu

DPR AS Sahkan RUU Sanksi Baru untuk Rusia

10 hari lalu

Iran Terancam Sanksi Internasional, Rusia dan China: Tak Ada Dasar Hukumnya

10 hari lalu

Rusia-China Kalah Voting di DK PBB, Agenda Sanksi Iran Tetap Berlanjut

11 hari lalu

Bahlil Pastikan Perusahaan Raksasa Rusia bakal Bangun Pabrik Alumina di Kalimantan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal