DUBAI, iNews.id - Insiden penghadangan pesawat komerisial Uni Emirat Arab oleh jet tempur Qatar kembali terjadi. Pada Senin 26 Maret, dua jet tempur Qatar melakukan manuver yang mengganggu penerbangan dua pesawat komersial UEA.
Dalam pernyataannya, Otoritas Penerbangan Sipil UEA melaporkan, dua jet tempur Qatar mendekati dua pesawat komersial sehingga dapat membahayakan penerbangan. Ini merupakan insiden pencegatan ketiga sejak hubungan kedua negara memanas 10 bulan lalu.
"Perilaku sembrono di mana dua jet tempur Qatar melakukan tindakan membahayakan dengan mendekati dua pesawat komersial yang terdaftar di UEA saat terbang di wilayah udara Bahrain. Ini ancaman yang serius terhadap penerbangan sipil dan keselamatan navigasi udara," demikian bunyi pernyataan otoritas penerbangan sipil, dikutip dari AFP, Selasa (27/3/2018).
Bahkan, salah satu pesawat komersial itu terpaksa melakukan manuver untuk menghindari tabrakan dengan jet tempur.
Namun, Qatar membantah ada dua jet tempurnya yang mengganggu penerbangan komersial UEA.
UEA, bersama dengan Arab Saudi dan Mesir memutuskan hubungan dengan Qatar sejak Juni lalu setelah negara itu dituduh membantu kelompok ekstremis serta berkongsi dengan negara Syiah Iran.
Dampaknya, pesawat-pesawat Qatar dilarang menggunakan wilayah udara tiga negara itu. Meski Qatar tidak memberlakukan aturan serupa bagi pesawat dari empat negara tersebut, namun UEA mempertimbangkan tidak lagi penggunakan wilayah udara Qatar dengan alasan keamanan.