Dua pria bersenjata yang mengendarai mobil pikap di Texas menembaki sekelompok orang yang berhenti untuk minum. (Foto: Ilustrasi/Ist)
Umaya Khusniah

WASHINGTON, iNews.id - Dua pria bersenjata yang mengendarai mobil pikap di Texas menembaki sekelompok orang yang berhenti untuk minum. Seorang migran tewas dan satu lainnya luka. 

Pihak berwenang pada Kamis (29/9/2022) mengatakan, insiden itu terjadi pada Selasa di dekat Kota Sierra Blanca, Texas Barat. Para korban diserang di dekat tangki air di sepanjang jalan pertanian. 

Korban meninggal berjenis kelamin laki-laki sementara yang terluka merupakan seorang perempuan. Korban luka kini sedang dalam pemulihan di Pusat Medis Del Sol di El Paso. Petugas tak tidak mengidentifikasi para korban.

Sebuah afiliasi ABC di El Paso seperti dilansir dari Reuters melaporkan, dua bersaudara, Mike dan Matthew Sheppard, ditahan sehubungan dengan penembakan itu. Laporan tersebut mengidentifikasi Mike Sheppard sebagai sipir sebuah pusat penahanan swasta.

Departemen Keamanan Publik Texas di El Paso mengatakan, para tersangka menghadapi tuduhan pembunuhan. FBI, Departemen Keamanan Dalam Negeri dan Patroli Perbatasan AS terlibat dalam penyelidikan.

Partai Demokrat Texas mengatakan, serangan terhadap para migran seperti itu, sebenarnya merupakan efek dari oknum migran ilegal yang menyebarkan ketakutan. 

Ada rekor jumlah penyeberangan migran di perbatasan AS-Meksiko dalam beberapa tahun terakhir. Partai Republik telah mengkritik kebijakan perbatasan Presiden Joe Biden, seorang Demokrat, menjelang pemilihan paruh waktu November.


Editor : Umaya Khusniah

BERITA TERKAIT