Seperti diberitakan, dua nelayan Indonesia diculik di perairan Kota Semporna, 11 September 2018 sekitar pukul 01.00 waktu setempat.
Ada empat kru kapal yang baru berlabuh ke deramaga Pulau Gaya di Semporna. Saat itu, kru mendengar suara perahu pompa mendekat. Tak lama setelah itu, listrik di kapal tiba-tiba padam.
Dua kru yang sedang bersembunyi di kompartemen mendengar suara dua pria berbicara dalam dialek Suluk, Filipina. Melalui lubang di kapal, mereka melihat dua pria itu membawa senjata.
Sekitar satu jam kemudian, dua kru yang bersembunyi keluar dan mendapati dua teman mereka hilang. Radio komunikasi juga dibawa kabur pelaku.